Monday, 15 December 2014

ORGANISASI FILE

ORGANISASI FILE Organisasi File adalah suatu teknik atau cara yang digunakan untuk menyatakan dan menyimpan record-record dalam sebuah file.
Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :
 1. Organisasi File Sequential Merupakan cara yang paling dasar untuk mengorganisasikan kumpulan record-record dalam sebuah berkas. Dalam organisasi berkas sequential, pada waktu record ini dibuat, record-record direkam secara berurutan. Contoh : Lagu yang ada dikaset.
2. Organisasi File Relative · Suatu berkas yang mengidentifikasikan record dengan key yang diperlukan. · Record tidak perlu tersortir secara fisik menurut nilai key. · Organisasi berkas relatif paling sering digunakan dalam proses interaktif. · Tidak perlu mengakses record secara berurutan (consecutive). · Sebaiknya disimpan dalam Direct Access Storage Device (DASD) seperti magnetic disk/drum. · Contoh : Lagu yang ada pada CD (Compact Disk)
3. Indexed Sequential Merupakan salah satu cara yang efektif untuk mengorganisasi kumpulan record-record yang membutuhkan akses record secara sequential maupun secara individu berdasarkan nilai key. Contoh : Mencari arti kata dalam kamus.
4. Multi – Key Merupakan organisasi yang dapat mempunyai sebuah file yang di akses dengan banyak cara. Contoh : Sistem perbankan yang memiliki banyak pemakai.

Secara umum keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu:
1. Direct Access; Adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada. Contoh : Magnetic Disk.
2. Sequential Access; Adalah suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record di depannya. Contoh : Magnetic Tape.

Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses pemilihan organisasi file :
 · Karakteristik dari media penyimpanan yang digunakaN · Volume dan frekuensi dari transaksi yang diproses
· Respontime yang diperlukan Cara memilih organisasi file tidak terlepas dari 2 aspek utama, yaitu :
1. Menurut Model penggunaannya ada 2 cara :
1. Batch; Suatu proses yang dilakukan secara group atau kelompok.
2. Interactive; Suatu proses yang dilakukan secara satu persatu, yaitu record demi record .

2. Menurut model OPERASI FILE ada 4 cara :
1. Creation; > Membuat struktur file lebih dahulu, menentukan banyak record baru, kemudian record-record dimuat ke dalam file tersebut. > Membuat file dengan cara merekam record demi record.
 2. Update; Untuk menjaga agar file tetap up to date. Contoh: Insert / Add, Modification, Deletion.
3. Retrieval; Pengaksesan sebuah file dengan tujuan untuk mendapatkan informasi. Inquiry: Volume data rendah, model proses interactive. Report Generation: Volume data tinggi, model proses batch. File Retrieval terbagi 2, yaitu : 1. Comprehensive Retrieval, Mendapatkan informasi dari semua record dalam sebuah file. Contoh : * Display all * List nama, alamat 2. Selective Retrieval, Mendapatkan informasi dari record-record tertentu berdasarkan persyaratan tertentu. Contoh : * List for gaji = 100000 * List nama, npm, for angkatan = 93
4. Maintenance; Perubahan yang dibuat terhadap file dengan tujuan memperbaiki penampilan program dalam mengakses file tersebut. > Restructuring Perubahan struktur file. Misalnya : Panjang field diubah, penambahan field baru, panjang record dirubah. > Reorganization Perubahan organisasi file dari organisasi yang satu, menjadi organisasi file yang lain. Misalnya : * Dari organisasi file sequential menjadi indeks sequential. * Dari direct menjadi sequential.