Saturday, 3 September 2016

METODE SAW

 Pengertian Metode Simple Additive Weighting (SAW)

Metode Simple Additive Weighting (SAW) sering juga dikenal istilah metode penjumlahan terbobot.
Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut (Fishburn, 1967) (MacCrimmon, 1968).
Metode SAW membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan (X) ke suatu skala yang dapat diperbandingkan dengan semua rating alternatif yang ada. Metode ini merupakan metode yang paling terkenal dan paling banyak digunakan dalam menghadapi situasi Multiple Attribute Decision Making (MADM). MADM itu sendiri merupakan suatu metode yang digunakan untuk mencari alternatifoptimal dari sejumlah alternatif dengan kriteria tertentu.
Metode SAW ini mengharuskan pembuat keputusan menentukan bobot bagi setiap atribut. Skor total untuk alternatif diperoleh dengan menjumlahkan seluruh hasil perkalian antara rating (yang dapat dibandingkan lintas atribut) dan bobot tiap atribut. Rating tiap atribut haruslah bebas dimensi dalam arti telah melewati proses normalisasi matriks sebelumnya.

1.2 Langkah Penyelesaian Simple Additive Weighting (SAW)
Langkah Penyelesaian SAW sebagai berikut :
1. Menentukan kriteria-kriteria yang akan dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan, yaitu Ci.
2. Menentukan rating kecocokan setiap alternatif pada setiap kriteria.
3. Membuat matriks keputusan berdasarkan kriteria(Ci), kemudian melakukan normalisasi matriks berdasarkan persamaan yang disesuaikan dengan jenis atribut (atribut keuntungan ataupun atribut biaya) sehingga diperoleh matriks ternormalisasi R.
4. Hasil akhir diperoleh dari proses perankingan yaitu penjumlahan dari perkalian matriks ternormalisasi R dengan vektor bobot sehingga diperoleh nilai terbesar yang dipilih sebagai alternatif terbaik (Ai)sebagai solusi.

Formula untuk melakukan normalisasi tersebut adalah :

Dimana :
rij = rating kinerja ternormalisasi
Maxij = nilai maksimum dari setiap baris dan kolom
Minij = nilai minimum dari setiap baris dan kolom
Xij = baris dan kolom dari matriks
Dengan rij adalah rating kinerja ternormalisasi dari alternatif Ai pada atribut Cj; i =1,2,…m dan j = 1,2,…,n.
Nilai preferensi untuk setiap alternatif (Vi) diberikan sebagai :


Dimana :
Vi = Nilai akhir dari alternatif
wj = Bobot yang telah ditentukan
rij = Normalisasi matriks
Nilai Viyang lebih besar mengindikasikan bahwa alternatifAi lebih terpilih



 


PHP & MySQL

Pengertian PHP & MySQL
PHP adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain.
Contoh terkenal dari aplikasi PHP adalah forum (phpBB) dan MediaWiki (software di belakang Wikipedia). PHP juga dapat dilihat sebagai pilihan lain dari ASP.NET/C#/VB.NET Microsoft, ColdFusion Macromedia, JSP/Java Sun Microsystems, dan CGI/Perl. Contoh aplikasi lain yang lebih kompleks berupa CMS yang dibangun menggunakan PHP adalah Mambo, Joomla!, Postnuke, Xaraya, dan lain-lain.
Sejarah PHP
Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs Personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.

Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi open source, maka banyak programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.

Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.

Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP dirubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing.

Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.

Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.

Kelebihan PHP dari bahasa pemrograman lain

* Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.
* Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana - mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.
* Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
* Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.
* PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.

Pengertian MySQL

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
Relational Database Management System (RDBMS)

MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Keandalan suatu sistem database (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja optimizer-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun program-program aplikasinya. Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase.

MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain :

1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
2. Open Source.MySQL didistribusikan secara open source, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara cuma-cuma.
3. ‘Multiuser’. MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
4. ‘Performance tuning’. MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
5. Jenis Kolom. MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
6. Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).
7. Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.
8. Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
9. Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
10. Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
11. Antar Muka. MySQL memiliki interface (antar muka) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
12. Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool)yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.
13. Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.


Organisasi & Personil Dalam Pengolahan Data

Konsep Penggunaan Organisasi Pengolahan Data
Organisasi pengolahan data mengikuti konsep-konsep yang digunakan organisasi lain. Namun  organisasi pengolahan data mempunyai karakteristik yang unik yang tidak ditemukan dalamkegiatan-kegiatan organisasi lain.Ada beberapa hal yang mempengaruhi konsep penggunaan organisasi pengolahan data:
  • Konsep dasar kegiatan organisasi
  • Konsep khusus untuk kegiatan pengolahan data
  • Tujuan Unit Pengolahan Data
  • Tipe-tipe lingkungan

Ø  Posisi Organisasi Pengolahan Data
Posisi unit pengolahan data dalam organisasi besar adalah hal yang sangat penting. Tiga dasar alternatif diberikan dibawah ini dan variasi yang prinsip dari setiap alternatif dasar diterangkan. Alternatif ini hanya sebagai model umum dan dalam prakteknya kesesuaian terhadap lingkungan merupakan faktor yang paling menentukan. Tiga dasar pendekatan tersebut adalah:
  • Posisi unit pengolahan data diletakkan dalam kelompok customer (pemakai jasa utamanya)
  • Posisi unit pengolahan data diletakkan dalam kelompok unit pendukung (Service Group)
  • Posisi unit pengolahan data diletakkan sebagai departemen-departemen yang lain, sehingga mempunyai wewenang yang cukup untuk mampu melayanai semua departemen.

Ø  Struktur Organisasi Instalasi Komputer
Dalam struktur organisasi instalasi komputer harus diperhatikan mengenai:
*      Model struktur dasar organisasi
*      Pola pengembangan sistem
*      Operasi-operasi dalam organisasi
*      Pendukung teknis organisasi
*      Manajer

Ø  Jabatan Personil Instalasi Komputer
Kriteria untuk jabatan personil instalasi komputer  mencakup jenis pekerjaan:
          Sistem-sistem
          Programming
          Pengoperasian
          Pendukung Teknis
          Administrasi
          Manajemen

Ø  Sistem-sistem
          Sistem Analis
        Mengumpulkan dan menganalisis informasi untuk pengembangan dan modifikasi sistem pengolahan data.
          Sistem Disainer
        Mengubah penentuan persyaratan olah sistem analis menjadi logis, ekonomis, dan praktis dalam perancangan sistem.
          Penganalis Sistem Informasi Manajemen
        Perencanaan, perancangan dan pemasangan integrasi database dan sistem pengolahan yang digunakannoleh manajer dalam membuat keputusan.
          Penganalis Operasi Penelitian
        Aplikasi dari teknik matematika mengenai analisis operasional dan simulasi dalam solusi perancangan sistem yang sulit.
          Konsultan Sistem
        Membantu user sistem pengolahan data dan melayani pembuatan dan perencanaan sistem persyaratan.
          Penganalis Metode & Prosedur
Mengembangkan seluruh kemajuan dari sistem.

Ø  Programming
          Programmer Aplikasi, menyiapkan program-program untuk sistem pengolahan data yang aplikasinya diperlukan oleh user.
          Programmer Pemeliharaan, melakukan pemeliharaan dan modifikasi program-program yang ada.

Ø  Operasi
          Konsul Operator
        Mengoperasikan komputer dan menjalankan pengawasan unjuk kerja sistem.
          Master Terminal Operator
        Mengurangi pengontrolan yang berlebihan terhadap data base atau sistem komunikasi data.
          Operator Mengenai Peralatan
        Membantu konsul operator dalam mengoperasikan komputer.
          Operator Peralatan Pemasukkan Data
        Merubah bentuk dokumen data menjadi bentuk yang diterima mesin komputer.
          Skeduler
        Mempersiapkan dan merencanakan penjadwalan produksi.
          Koordinator Produksi
        Mengkoordinir arus kerja produksi.

Ø  Pendukung Teknis
          Pengelola Data
        Merancang dan menjamin integritas databas organisasi.
          Penganalis Komunikasi
        Merencanakan, memasang jaringan kerja jarak jauh.
          Programmer Sistem
        Membuat sistem pengoperasian instalasi software serta modifikasi, melaksanakan, melakukan pelatihan.
          Manajer Konfigurasi
        Menyusun dan melaksanakan program monitoring.
          Pengontrol Standar Pengolahan Data
        Menyusun dan melaksanakan program standar pengolahan data untuk organisasi dan para user.

Ø  Pendukung Produksi  &  Pengembangan Sistem
          Pendukung Produksi
        Karyawan bagian kontrol
          Input pengolahan komputer.
        Job setup clerk
          Membuat file dan bahan-bahan untuk pekerjaan individu.
        Operation librarian
          Pemeliharaan Tape & Disk.
        Supply clerk
          Memelihara inventaris persediaan.
        Computer aide
          Mendukung produksi.
          Pengembangan Sistem
        Tehnical Librarian
          Memelihara perpustakaan dokumen sistem.
        Programming aide
          Membantu pengembangan sistem.